INTAN JAYA - Kepedulian terhadap perekonomian masyarakat Papua kembali ditunjukkan Satgas Yonif 631/Antang (ATG) melalui kegiatan ROSITA (Borong Hasil Tani) di wilayah Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan yang dipimpin Sersan Jakaria bersama 10 personel Satgas tersebut menjadi bentuk nyata dukungan TNI terhadap masyarakat, khususnya mama-mama Papua yang menggantungkan hidup dari hasil kebun dan dagangan sederhana di sekitar Sugapa.
Dalam kegiatan itu, personel Satgas membeli langsung berbagai hasil tani warga seperti sayur-sayuran, umbi-umbian, dan kebutuhan pokok lainnya. Kehadiran prajurit TNI disambut hangat masyarakat yang merasa terbantu karena hasil kebun mereka dapat terjual dengan cepat.
Program ROSITA tidak hanya membantu meningkatkan ekonomi masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga di wilayah penugasan.
Sersan Jakaria mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis Satgas Yonif 631/Antang dalam membantu masyarakat Papua.
“Kami ingin kehadiran Satgas memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan membeli langsung hasil kebun warga, kami berharap dapat membantu perekonomian mama-mama Papua sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat Sugapa, ” ujar Sersan Jakaria.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ROSITA juga menjadi sarana komunikasi sosial yang efektif untuk menjaga hubungan harmonis dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif di wilayah Intan Jaya.
Warga Sugapa mengaku senang dan bersyukur atas kepedulian personel Satgas yang rutin membantu masyarakat melalui pembelian hasil tani secara langsung.
“Kami merasa sangat terbantu karena hasil kebun kami dibeli langsung oleh bapak-bapak TNI. Ini sangat membantu kebutuhan keluarga, ” ungkap Wanda, salah seorang mama Papua di Sugapa.
Melalui kegiatan ROSITA, Satgas Yonif 631/Antang terus menunjukkan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung kesejahteraan warga di pedalaman Papua.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera di Papua Tengah.
(PERS)
