INTAN JAYA - Semangat persatuan dan kebangsaan bergema hingga pelosok Intan Jaya. Di tengah keindahan alam Papua Tengah, tepatnya di SD Negeri Dagai, Distrik Dagai, Kabupaten Intan Jaya, nilai-nilai luhur Pancasila ditanamkan kepada generasi penerus bangsa. Momen Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026) menjadi pengingat akan pentingnya fondasi ideologi negara bagi setiap anak bangsa.
Ratusan siswa SD Negeri Dagai menyambut hangat kehadiran personel Satgas Yonif 631/Antang. Dipimpin oleh Sertu Judiat beserta sepuluh rekannya, kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) ini dirancang untuk memperkaya wawasan kebangsaan, membangkitkan rasa cinta tanah air, serta membentuk karakter generasi muda yang kokoh berlandaskan Pancasila dan semangat persatuan Indonesia.
Sejak pagi, ruang kelas berubah menjadi arena belajar yang penuh keceriaan. Melalui metode interaktif dan pendekatan yang akrab, para prajurit dengan sabar menjelaskan esensi pentingnya menjaga persatuan, merayakan keberagaman, dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai panduan hidup berbangsa dan bernegara. Para siswa terpaku, menyerap setiap pesan yang disampaikan dengan antusiasme tinggi.
Kegiatan ini bukan sekadar pelajaran di sekolah, melainkan sebuah pengalaman berharga bagi anak-anak di pedalaman Papua. Mereka tidak hanya mendapatkan pemahaman mendalam tentang identitas kebangsaan, tetapi juga suntikan motivasi untuk terus giat belajar demi meraih cita-cita masa depan yang lebih gemilang.
“Generasi muda adalah aset bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan, serta nilai-nilai Pancasila agar anak-anak memiliki karakter yang kuat dan menjadi generasi penerus yang membanggakan, ” ujar Sertu Judiat, penuh keyakinan.
Menurutnya, pendidikan karakter dan penanaman rasa nasionalisme memegang peranan krusial dalam memperkuat ketahanan wilayah. Hal ini terutama penting di daerah-daerah strategis yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tak hanya memberikan materi, para prajurit juga meluangkan waktu untuk berinteraksi langsung dengan para siswa. Melalui diskusi ringan dan berbagai aktivitas edukatif yang menyenangkan, suasana belajar terasa lebih hidup dan menarik, menciptakan ikatan emosional yang erat antara TNI dan masyarakat.
Sambutan hangat datang dari para guru dan siswa. Mereka menilai kehadiran Satgas Yonif 631/Antang memberikan perspektif baru dan dorongan semangat yang berarti bagi anak-anak untuk lebih mengenal jati diri bangsa Indonesia.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk menumbuhkan semangat belajar dan rasa cinta tanah air pada anak-anak. Mereka terlihat senang dan mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, ” ungkap seorang guru SDN Dagai, mewakili rekan-rekannya.
Melalui program Bintahwil yang diselenggarakan secara konsisten, Satgas Yonif 631/Antang bertekad memberikan kontribusi positif dalam mencetak generasi muda Papua yang cerdas, berkarakter kuat, dan memiliki pemahaman kebangsaan yang kokoh.
Lebih dari sekadar menjaga keamanan, kehadiran TNI di wilayah penugasan ini membuktikan peran aktif mereka dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia dan mempererat tenunan persatuan bangsa, bahkan hingga ke sudut-sudut terpencil negeri ini.
Autentikasi: Pen Satgas Yonif 631/Antang

Updates.